🌱 Ruang Tumbuh • 5 menit baca
Anak Sering Tantrum di Tempat Umum? Ini Pendekatan Positif Tanpa Membentak
Dra. Ratna Wulandari, M.Psi., Psikolog
Psikolog Perkembangan Anak & Keluarga
20/08/2026
Melihat anak berguling di lantai supermarket sambil menjerit sering membuat detak jantung orang tua berdegup kencang. Naluri pertama kita sering kali adalah menyuruh anak diam secepat mungkin karena takut dihakimi oleh orang-orang di sekitar.
Memahami Otak Anak Saat Tantrum
Secara neurologis, bagian otak logika anak (prefrontal cortex) belum matang sempurna. Saat mereka kelelahan, lapar, atau frustrasi karena keinginannya tidak terwujud, sistem emosi mereka mengalami overload. Tantrum bukanlah bentuk manipulasi anak untuk menjatuhkan orang tua, melainkan teriakan minta tolong: "Aku belum bisa mengelola emosi sebesar ini sendirian."
4 Langkah Menghadapi Tantrum Tanpa Amarah
- Tenangkan Diri Anda Terlebih Dahulu (Regulate First): Tarik napas dalam-dalam. Anak yang sedang kacau membutuhkan orang dewasa yang tenang sebagai jangkar, bukan orang dewasa yang ikut meledak.
- Pindahkan ke Tempat Aman dan Tenang: Bimbing anak menjauh dari kerumunan tanpa menariknya dengan kasar. Duduklah di sampingnya dengan posisi sejajar dengan matanya.
- Validasi Emosinya (Name the Emotion): Ucapkan kalimat empati: "Ibu tahu kamu sedih dan kesal karena mainan itu tidak kita beli hari ini. Boleh menangis, Ibu temani di sini."
- Tegakkan Batasan Tanpa Kompromi Emosional: Menghibur bukan berarti mengabulkan semua tuntutan. Setelah emosinya reda, jelaskan kembali aturan dengan nada suara yang hangat dan konsisten.